13 agustus 2018 written djohan darmady

KREATIF DALAM SENI LUKISAN MENURUT DJOHAN DARMADY

Seni Lukis adalah penggunaan garis, warna, tekstur, ruang dan bentuk (shape) pada suatu permukaan yang bertujuan menciptakan image-image, emosi-emosi pengalaman yang di bentuk sedemikian rupa sehingga mencapai harmonis.

  • Unsur-unsur Lukisan
  • Garis¬†
    Garis adalah batas limit dari suatu benda, massa, ruang, warna, dan lain-lain.
    Garis hanya berdimensi memanjang serta mempunyai arah, mempunyai sifat-sifat seperti: pendek, panjang, vertikal, horisontal, lurus, melengkung, dan seterusnya. Garis terjadi andaikata suatu titik dapat bergerak dan membekaskan jejaknya. Terjadinya suatu garis disebabkan oleh hasil daya gerak. Kualitas khas dari suatu garis adalah akibat dari efek ekspresinya bergantung kepada tiga faktor pokok yaitu: sifat dari orang yang membuat garis tersebut, alat dan medium yang memproduksinya, dan permukaan yang menerimanya.

Kualitas garis yang paling menarik adalah kapasitasnya untuk mensugestikan massa atau bentuk tiga dimensional. Garis merupakan elemen yang sangat penting dalam seni lukis, karena melalui garis, seorang pelukis dapat mengekspresikan pengalamannya yang paling esensial dan dapat menuangkan ide-ide ke dalam bidang kanvas.

 

  • Warna
  • Warna menurut ilmu fisika adalah kesan yang ditimbulkan oleh cahaya pada mata.
  • Warna menurut ilmu bahan adalah berupa pigmen. Pigmen utama adalah merah, kuning, biru, dan bila dua warna dicampur menghasilkan warna sekunder.

Warna dapat digunakan untuk sampai pada kesesuaian dengan kenyataan objek yang akan dilukis seperti pelukis realis dan naturalis, dan ada beberapa pelukis menerapkan warna sebagai warna itu sendiri tidak demi bentuk untuk pengekspresiannya. Peranan utama dalam warna adalah sejauh mana warna tersebut dapat mempengaruhi mata sehingga getaran-getarannya dapat membangkitkan emosi penikmatnya.

Peranan warna dalam seni lukis memang sangatlah esensial. Dalam hal ini warna dapat menyatakan berbagai maksud dan tujuan yang diinginkan oleh pelukis, sehingga apa yang diinginkan atau dipikirkan dapat terwakili oleh warna tersebut.

 

  • Bentuk
    Bentuk dalam hal ini adalah shape, sedangkan dalam strukturnya kedudukan bentuk sama dengan unsur visual: warna, garis, dan tekstur. Sementara bagian bentuk mungkin berupa, pohon, binatang, dan manusia. Kemudian wujud adalah form yaitu: susunan bagian-bagian aspek visual, dan wujud hasil seni tidak lain adalah bentuk susunan bagian-bagiannya.

Bentuk merupakan wujud lahiriah suatu hasil karya seni sedangkan wujud merupakan sesuatu benda nyata atau bentuk yang kelihatan. Untuk memahami atau mengerti tentang wujud hasil karya seni diperlukan penjelasan atau pengemukaan rupa atau bentuk yang kelihatan tersebut, yang berarti bahwa wujud di sini adalah bagaimana kita dapat mengemukakan aspek visual yang menyangkut bagian-bagian yang tersusun dalam sebuah lukisan.

 

  • Gelap Terang
    Efek gelap terang dicapai melalui penyusunan warna yang pada umumnya untuk mendapatkan kesan volume atau dimensi ketiga pada lukisan. Hal ini berdasarkan

pada arah jatuhnya sinar pada objek yang dilukiskan. Myers (lewat Sahman, 1993), menjelaskan bahwa seorang pelukis bila ingin mendapatkan kesan tiga dimensi pada hasil lukisannya maka pelukis tersebut lebih baik menggunakan teknik kiaroskuro atau gelap terang yang dalam bahasa Inggris disebut clear-obscure (clear-terang; obscure-gelap). Gelap terang yang dimaksud dapat ditampilkan secara bertahap atau secara tiba-tiba yang menggunakan teknik gradasi.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: